RUKO GRAND GALAXY CITY BLOK RSN 1 NO 51
021 8273 7277
yeskaryaindonesia@gmail.com

Bagaimana Alat Peraga Pendidikan Di Susun

Bagaimana Alat Peraga Pendidikan Di Susun

Bagaimana Alat Peraga Pendidikan Di Susun

Alat peraga pendidikan ini disusun menggunakan patokan atau berdasarkan pada prinsip bahwa pengetahuan yang ada pada setiap orang diterima atau ditangkap melalui panca indera. Oleh sebab itu, semakin banyak panca indera yang digunakan untuk menerima sesuatu materi yang diajarkan maka semakin banyak dan semakin jelas pula pengertian/pengetahuan yang diperoleh oleh sasaran pendidikan.

Dengan perkataan lain alat peraga ini dimaksudkan untuk mengerahkan indera sebanyak mungkin kepada suatu obyek, sehingga mempermudah persepsi dari peserta pendidikan atau target sasaran.

Tingkatan intensitas alat peraga

Seseorang atau masyarakat atau target sasaran pendidikan di dalam proses pendidikan dapat memperoleh pengalaman atau pengetahuan melalui berbagai macam alat bantu pendidikan. Akan tetapi masing-masing alat mempunyai intensitas yang berbeda-beda di dalam membantu persepsi atau pemahaman seseorang.

Seorang pakar ilmu pendidikan bernama Edgar Dale membagi alat peraga pendidikan tersebut ke dalam 11 macam, dan sekaligus menggambarkan tingkat intensitas tiap-tiap alat tersebut di dalam sebuah gambar kerucut yang dinamakan kerucut Edgar Dale. Semakin mengerucut maka akan semakin kecil intensitasnya dalam membantu dan mempermudah persepsi dari masyarakat atau sasaran pendidikan.

11 macam alat pergara pendidikan tersebut yaitu ;

1.Kata-kata
2.Tulisan
3.Rekaman, radio
4.Film
5.Televise
6.Pameran
7.Field trip
8.Demonstrasi
9.Sandiwara
10Benda tiruan
11 Benda asli

Gambar kerucut Edgar Dale
Dari kerucut tersebut dapat dilihat bahwa lapisan yang paling dasar adalah benda asli dan yang paling atas adalah kata-kata. Hal ini berarti bahwa dalam proses pendidikan, benda asli mempunyai intensitas yang paling tinggi untuk mempersepsi bahan pendidikan/pengajaran.

Sedangkan penyampaian materi atau bahan hanya dengan kata-kata saja sangat kurang efektif atau intensitasnya paling rendah. Maka jelaslah bahwa penggunaan alat peraga merupakan implementasi salah satu prinsip proses pendidikan.

Dalam rangka upaya pendidikan kesehatan, masyarakat sebagai consumer atau pemakai juga dapat dilibatkan dalam pembuatan alat peraga (alat bantu pendidikan). Untuk itu petugas atau penyuluh kesehatan berperan untuk membimbing dan membina, bukan hanya dalam hal kesehatan mereka sendiri, tetapi juga memotivasi mereka sehingga menerruskan informasi kesehatan kepada anggota masyarakat yang lain.

Alat peraga akan sangat membantu di dalam melakukan penyuluhan agar pesan-pesan kesehatan dapat disampaikan dengan lebih jelas, dan masyarakat sasaran dapat menerima pesan tersebut dengan jelas dan tepat pula. Dengan menggunakan alat peraga orang dapat lebih mengerti fakta kesehatan yang dianggap rumit, sehingga mereka dapat menghargai betapa bernilainya kesehatan itu bagi kehidupan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.